Candi Ceto, Candi Dengan Gapura Yang Gagah Mempesona

19/05/2018

sewa mobil solo

Kabupaten Karanganyar yang berlokasi di sisi timur Kota Solo terdapat sebuah objek wisata yang digemari oleh wisatawan karena mereka bisa menikmati keindahan alam serta bisa menyaksikan peninggalan purbaka sebuah candi.  Candi tersebut adalah Candi Ceto yang merupakan peninggalan purbakala yang diperkirakan sebagai salah satu peninggalan terakhir dari era Kerajaan  Majapahit pada abad ke 15. Candi ini diperkirakan seumuran dengan Candi Sukuh yang berada di dekatnya. Walau sudah berumur ratusan tahun candi ini masih berdiri kokoh dan mempesona. Candi Ceto merupakan candi yang terkenal dengan gapuranya yang menjulang tinggi.

Gapura Candi Ceto mengingatkan banyak orang pada gapura-gapura yang ada di Pulau Bali walau sebenarnya gapura ini dianggap bukan bagian asli yang ada di candi. Sebagai Candi Hindu, candi ini terdapat sebuah tatanan batu yang di tata di permukaan tanah menyerupai gambar kura-kura raksasa, Surya Matahari, dan juga simbol Penis Manusia. Kura-kura adalah simbol dari alam semesta, sedangkan Surya Matahari adalah simbol dari Majapahit dan  Penis adalah sumbur kesuburan.

Ornamen-ornamen tersebutlah yang membuat Candi Sukuh disukai wisatawan. Banyak wisatawan yang datang untuk menyaksikan keunikand dari candi ini yang berbeda dengan candi-candi kebanyakan. Lokasinya yang dekat dengan perkebunan teh Kemuning juga membuat banyak wisatawan yang berwisata ke tempat ini selain untuk melihat benda purbakala juga untuk menikmati keindahan alam sekitar.

Lokasi Candi Ceto:

Candi Ceto berada di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar,Jawa Tengah.. Lokasinya berada di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timut sehingga akses ke tempat ini cukup sulit jika mengunakan kendaraan umum.  Disarankan untuk mengunakan kendaraan pribadi untuk menuju tempat ini. Bagi wisatawan yang sedang tour candi di Karanganyar bisa mengunjungi objek wisata ini dengan sewa mobil solo jika datang dalam r ombongan sedang.

Tiket dan Jam Buka Candi Ceto:

Candi Sukuh buka setiap hari mulai dari Senin hingga Minggu. Jam bukanya mulai pukul 09:00 – 17:00 WIB  . Tiket masuk kawasan ini adalah Rp. 7.000,- per orang dan bagi wisatawan asing tiketnya Rp. 25.000,-. Bagi yang memakai kain bisa memberi sumbangan seiklasnya.

Tips Wisata Candi Ceto:

  1. Karena berada di lereng gunung maka gunakan busana yang nyaman dan hangat.
  2. Pakailah alas kaki yang enak dipakai untuk mengelilingi candi.
  3. Abadikan setiap momen kebersamaan di tempat ini.
  4. Jagalah kebersihan kawasan Candi Ceto.
  5. Jangan merusak dan mencoret batu di candi.

No Comments

Comments are closed.